Indeks Nikkei kembali menguat pagi ini setelah mencetak rekor tertinggi dalam lima tahun lebih, sebesar 1,32%. Indeks terdorong oleh meningkatnya antusiasme eksportir Jepang seiring dengan melemahnya Yen.
Author: idForex
Saham-saham Asia hari Senin mereda dengan penjualan komoditas yang memukul sentimen dipicu oleh penguatan dolar yang naik ke puncaknya yang baru selama 4-1/2-tahun terhadap yen didukung meningkatnya kepercayaan dalam ekonomi AS.
Pertemuan G7 pada hari Jumat dan Sabtu kemarin merumuskan sebuah kesepakatan untuk menyeimbangkan austerity dan pertumbuhan ekonomi. Jepang menegaskan kebijakan mereka telah diarahkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi dalam negeri, sehingga bisa mengakhiri deflasi yang telah terjadi selama 2 dekade terakhir. Lemahnya Yen akan meningkatkan ekspor sehingga eksportir Jepang akan menjadi lebih kompetitif.

Negara-negara peserta G7 lainnya juga sepakat untuk memperhatikan pertumbuhan ekonomi masing-masing. Kebijakan-kebijakan yang mempercepat pertumbuhan ekonomi akan diimplementasikan, untuk mengimbangi dampak austerity yang akan memberikan efek sebaliknya. Kesepakatan ini diambil menyusul melambatnya perekonomian global akhir-akhir ini, yang mana tentunya akan mengganggu pemulihan ekonomi dunia paska resesi.
Saham-saham Jepang mengalami kenaikan, dengan Indeks Topix menguat ke tingkat tertinggi selama 4 1/2-tahun, ketika yen jatuh melampaui 102 terhadap dolar setelah Kelompok Tujuh mengisyaratkan toleransi bagi penurunan mata uang itu. Nissan Motor Co. dan Panasonic Corp. melonjak setelah membukukan laba.
Kepala ekonom Bank Sentral Spanyol menyatakan bahwa Spanyol sudah tidak lagi membutuhkan paket-paket bantuan tambahan.