Categories
Berita Forex & Ekonomi

IMF Peringatkan Dampak Quantitative Easing

International Monetary FundsSejumlah bank sentral menerapkan quantitative easing sebagai solusi mempercepat pertumbuhan ekonomi. IMF memperingatkan agar tidak terlalu lama menerapkan metode ini, karena hanya akan menguntungkan secara jangka pendek, namun bisa menjadi bumerang di kemudian hari. Penerapan metode ini dinilai akan memindahkan krisis dari satu bagian ke bagian lainnya, misalnya ketersediaan dana pensiunan atau perusahaan-perusahaan asuransi.

Kucuran bantuan yang terus menerus diberikan juga akan membuat perusahaan-perusahaan “ketagihan”. Bukannya berbenah, mereka akan cenderung menutupi kerugian dan menunggu kucuran bantuan, hal ini tentunya akan sangat merugikan di kemudian hari. IMF juga mengkhawatirkan saat stimulus mulai dikurangi, investor pemegang bond akan mulai aktif menjual kepemilikan mereka.

Categories
Berita Forex & Ekonomi

Rusia Pangkas Prediksi Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah Rusia turut menurunkan prediksi pertumbuhan ekonominya secara drastis. Sebagaimana disampaikan oleh Kementrian Perekonomian Rusia, target pertumbuhan tahun 2013 ini adalah sebesar 2,4%, jauh lebih rendah dari target sebelumnya sebesar 3,6%.

Categories
EUR/USD Teknikal & Market Talk

EUR/USD Kembali di Bawah 1,3100

EUR/USD menguat sepanjang sesi Eropa dan sempat menyentuh 1,3138. Namun pair segera berbalik ketika memasuki sesi Amerika dan kini berada di 1,3090. Support ada di level 1,3055 dan sell stop dikabarkan telah menanti apabila level tersebut berhasil ditembus. Titik tertinggi sore tadi di 1,3138 akan menjadi resistance.

Categories
Berita Forex & Ekonomi

Prediksi Ekonomi Inggris Berubah

Para pengamat ekonomi membenahi prediksi mereka mengenai perekonomian Inggris di tahun 2013 ini, dengan inflasi mencapai 2,8 persen dari 2,7 persen, dan pertumbuhan ekonomi turun ke 0,8 persen dari 1 persen.

Categories
Berita Forex & Ekonomi

Bank of Korea melawan tekanan penurunan suku bunga di tengah ancaman perang.

Bank of Korea mempertahankan biaya pinjamannya tidak berubah untuk bulan keenam, menolak tekanan penurunan oleh pemerintah bahkan ketika kemerosotan yen merugikan eksportir nasional dan ancaman perang dari Korea Utara.