Presiden China Xi Jinping mengatakan ekonomi global telah memasuki masa “penyesuaian yang sangat besar” dan pemulihan masih sulit dicapai.
Author: idForex
USD/JPY Sentuh 99,0
USD/JPY kembali melesat naik di awal sesi Eropa. Pair menguat ke 99,0 untuk sesaat dan saat ini kembali melemah ke level 98,85. Level 99,0 merupakan titik tertinggi yang pernah dicatatkan USD/JPY semenjak Mei 2009 silam. Apabila terus menguat, maka 99,70 tampaknya akan menjadi target selanjutnya.
Pasar forex beraktivitas selama 24 jam, sejak hari Senin hingga Jumat. Namun demikian, ada waktu-waktu tertentu di mana kita harus lebih waspada dalam memasuki pasar, bahkan bila perlu menghindari trade untuk waktu-waktu tersebut.
- Libur Natal dan Tahun Baru – Sejumlah bank dan perusahaan biasanya melakukan transaksi untuk memenuhi keperluan pembukuan mereka menjelang libur akhir tahun, volume perdagangan biasanya juga menurun sehingga harga cenderung bergerak sempit, dengan beberapa spike yang mungkin terjadi. Pada masa ini, sebaiknya kita juga ikut berlibur dan mempersiapkan diri untuk kembali terjun ke pasar di bulan Januari saat market mulai pulih. Spread juga berpotensi melebar selama masa libur akhir tahun.
Libur Bank – Selain libur Natal dan Tahun Baru, terdapat pula beberapa libur bank sepanjang tahun, seperti Paskah, atau President Day di Amerika misalnya. Libur ini biasanya hanya diikuti oleh satu atau beberapa bank sentral saja, sehingga kita bisa menata ulang skala prioritas dalam trading. Mata uang yang terkait dengan bank sentral yang tengah libur sebaiknya dihindari, terutama apabila yang tutup adalah bank sentral besar seperti Amerika atau Eropa, karena mereka merupakan salah satu pelaku pasar terbesar.- Pidato Petinggi Bank Sentral – Para presiden dan petinggi bank sentral, seperti Ben Bernanke dari Fed, Haruhiko Kuroda dari Bank of Japan, ataupun Mario Draghi dari ECB, biasanya melakukan beberapa pidato dan beberapa di antaranya akan memberikan indikasi-indikasi terkait kebijakan yang akan ditempuh di masa mendatang. Hal-hal seperti ini berpotensi menimbulkan gejolak harga, sehingga kita perlu berhati-hati dengan pending order ataupun stop loss yang telah dipasang sebelumnya.
Rilis Data Ekonomi Penting – Setiap hari selalu ada data ekonomi yang dirilis oleh bank sentral maupun lembaga-lembaga berwenang di setiap negara. Beberapa data berpotensi menimbulkan gerakan yang ekstrim, contohnya adalah Non-Farm Payroll Amerika (NFP), data industri di China, pengangguran di berbagai kawasan, dan lain sebagainya. Pemasangan stop dan pending order perlu diperhatikan apabila ada perilisan data yang signifikan.- Menjelang Penutupan Pasar Akhir Pekan – Trading di detik-detik terakhir di akhir pekan memiliki resiko yang sangat besar. Ada kemungkinan terjadi gap saat pembukaan pasar di hari Senin, sehingga bisa mengacaukan trading yang direncanakan. Ada baiknya kita menutup posisi di akhir pekan sebelum pasar ditutup dan kembali membuka posisi apabila harga pembukaan hari Senin masih sesuai dengan rencana trading kita. Gap biasanya terjadi setelah pekan yang sangat volatil atau jika ada event penting di akhir pekan, seperti pertemuan para petinggi Uni Eropa di hari Sabtu dan Minggu.
Parlemen Portugal menolak 4 dari 9 poin yang termasuk dalam syarat bailout. Dari keempat syarat yang ditolak tersebut, Portugal bisa menekan anggaran sekitar 900 miliar Euro hingga 1,3 triliun Euro. Menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble, meminta Portugal untuk mencari dana tambahan untuk menutupi kekuarangan tersebut, menyusul penolakan akhir pekan lalu.
USD/CHF sempat menguat ke 0,9360 namun segera berbalik turun ke 0,9344 kembali. Pergerakan masih terlihat tenang, dengan resistance di level 0,9373 dan 0,9395. Sementara support utama ada di titik terendah pekan lalu di 0,9312.