USD kembali melemah setelah pernyataan pesimistis kembali terlontar pada FOMC Meeting Minutes dini hari tadi. Pergerakan hari ini tampaknya masih akan serupa dengan hari-hari sebelumnya, namun perlu diwaspadai adanya koreksi menguatnya USD. Data PMI Jerman dan Perancis siang ini akan menjadi sorotan, disusul dengan data PMI Eropa secara keseluruhan. Kemudian malam nanti juga akan ada perilisan data pengangguran Amerika yang juga berpotensi memicu volatilitas harga.
Event dan news release hari ini:
- Laporan PMI Perancis pukul 14:00 WIB
- Laporan PMI Jerman pukul 14:30 WIB
- Laporan PMI Eropa pukul 15:00 WIB
- Klaim pengangguran Amerika pukul 19:30 WIB
- Laporan PMI Amerika pukul 20:00 WIB
Perekonomian Amerika Serikat kemungkinan akan mengalami resesi pada tahun 2013 apabila para pembuat kebijakan tidak mampu membenahi sistem keuangan negara. Untuk tahun 2012 ini, defisit keuangan negara tersebut diprediksikan akan mencapai $1,1 triliun. Congressional Budget Office mengatakan bahwa peningkatan pajak dan pemotongan pengeluaran yang telah direncakan untuk tahun 2013 mendatang akan menghambat proses pemulihan ekonomi negara. Laju pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat juga diperkirakan akan melambat 0,5% dan angka pengangguran meningkat menjadi 9% pada tahun depan dengan kondisi ekonomi seperti ini.
Terjadinya penangkapan terhadap Nguyen Duc Kien, seorang banking tycoon di Vietnam, menyebabkan jatuhnya bursa saham dalam skala terbesar sejak empat tahun terakhir. Penangkapan ini juga membuat investor panik dan beranggapan bahwa sistem finansial negara tersebut sangat rentan. Nguyen Duc Kien, yang mana pernah membantu mendirikan Asia Commercial Bank (bank terbesar keempat di Vietnam), ditangkap dua hari yang lalu, dengan tuduhan melakukan bisnis secara ilegal.
USD kembali melemah kemarin, dan hari ini diperkirakan USD masih akan relatif tertekan terhadap mata uang mayor lainnya. Tidak banyak news yang berdampak besar hari ini, namun perlu diwaspadai FOMC Meeting Minutes pada Kamis dini hari nanti, di mana event ini sangat berpotensi menimbulkan pergerakan signifikan bagi USD.