Euro masih terus terbeban pada perdagangan hari ini. Pemberitaan mengenai kemungkinan didepaknya Yunani dari zona Eropa terus menjadi sorotan dunia. Selain itu, ekonomi dunia juga terus terlihat melambat, terlihat dari berbagai data ekonomi yang dirilis akhir-akhir ini. Perilisan laporan retail sales Inggris dan klaim pengangguran Amerika hari ini berpotensi menimbulkan volatilitas, seperti yang seringkali terjadi pada saat news release seminggu terakhir.
Event dan news release hari ini:
- Laporan Retail Sales Inggris pukul 15:30 WIB
- Laporan CPI Eropa pukul 16:00 WIB
- Laporan Klaim Pengangguran pukul 19:30 WIB

Spekulasi nasib Yunani terus menjadi bahan pembicaraan utama di berbagai media. Dengan semakin buruknya kondisi di Eropa, Spanyol dan Italia kemungkinan juga akan meminta dana bantuan. Oleh karena itu, diperkirakan Yunani sangat berpotensi untuk ‘didepak’ dari zona Eropa bulan depan dan publik harus mulai menyadari bahwa bantuan-bantuan tambahan tidak akan membantu Yunani. Menurut seorang ekonom World First, peluang Yunani meninggalkan zona Eropa dalam 1 tahun ke depan adalah sebesar 70%. Yunani baru-baru ini juga meminta perpanjangan waktu sebanyak 2 tahun, menunjukkan ketidakmampuan Yunani membayar utang-utangnya, sehingga hal ini perlu dijadikan dasar pertimbangan, akankah mengucurkan bantuan tambahan bagi Yunani?
Bank asal Inggris, Standard Chartered, setuju untuk membayar denda senilai $340 juta untuk menyelesaikan kasus money-laundering yang dituduhkan oleh departemen keuangan New York. Sebelumnya, departemen keuangan New York menuduh Standard Chartered telah bekerja sama dengan Iran untuk melakukan transaksi gelap untuk menghindari sanksi Amerika Serikat, dengan total transaksi sebesar $250 milyar yang telah berlangsung selama 10 tahun.