
Christoper Kent, Asisten Gubernur RBA, menjadi pembicara pada event Australian Business Economists di Sydney pagi ini. Dalam kesempatan tersebut, Kent mengatakan pertumbuhan ekonomi Australia saat ini masih di bawah tren dan baru akan membaik pada 2016 mendatang. Ia juga kembali menyorot tingginya nilai tukar AUD yang menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi, dibarengi dengan turunnya investasi pertambangan dan pengetatan fiskal. Kent juga berpendapat AUD seharusnya melemah, seiring dengan turunnya harga komoditas. Ia juga kembali menegaskan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga untuk waktu yang cukup lama, hingga masyarakat berani membelanjakan uang lebih banyak. Meningkatnya konsumsi akan meningkatkan lapangan kerja, mendorong angka pengangguran untuk turun lebih lanjut.
One reply on “Kent Kembali Sorot Nilai AUD yang Terlalu Tinggi”
[…] Kent: AUD terlalu tinggi, RBA mungkin saja intervensi. […]