Timothy Ash, analis Standard Bank, menyoroti polemik Rusia-Ukraina. Menurutnya, hal ini akan merugikan Rusia, karena akan memperburuk hubungan dengan Ukraina dan tentunya pihak Barat yang sudah mulai menjatuhkan sanksi. Hal ini buruk bagi Rusia, buruk bagi pertumbuhan ekonomi, buruk bagi investasi, buruk bagi arus modal dan buruk bagi reformasi politik, ekonomi dan institusional.
Senada dengan Ash, tim analis dari BNP Paribas juga melihat dampak buruk ketegangan ini terhadap Rusia. Menurut mereka, upaya menaikkan suku bunga oleh bank sentral hari ini akan sia-sia. Kenaikan tersebut terlalu kecil dibanding tekanan yang ada, apalagi jika konflik Ukraina terus berlanjut, Rouble Rusia akan jatuh lebih jauh lagi dan kenaikan suku bunga tidak akan membantu.