Analis Ashmore Group, Jan Dehn, menyoroti melambatnya ekonomi China dan juga anjloknya harga minyak mentah dunia. Dengan tidak adanya aliran dana dari Quantitative Easing, perekonomian Amerika diprediksi bisa kembali resesi dan Dehn berpendapat saat ini perekonomian tengah menuju ke sana, seperti yang dilansir situs berita Forbes. USD saat ini menguat karena ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi yang solid, sebaliknya jika perekonomian kembali melemah, maka USD akan berada pada posisi yang kurang menguntungkan. Jika perekonomian Amerika melambat, Fed disarankan menurunkan kembali suku bunga ketimbang menaikkan suku bunga hingga 4 kali seperti yang direncanakan untuk 2016.
Categories