
Mario Draghi, dalam jumpa pers malam ini, mengutarakan alasan bank tidak menerapkan kebijakan baru apapun. Menurutnya, ECB perlu memonitor lebih banyak data lagi. GDP kuartal keempat 2013 akan menjadi faktor penting dalam pengambilan kebijakan nantinya. Namun ia menegaskan sekali lagi, jika ECB selalu siap untuk bertindak jika dibutuhkan. Draghi juga kembali mengulang pernyataannya bulan lalu, suku bunga rendah akan diterapkan lebih lama dari prediksi terdahulu.
Draghi menjelaskan, informasi yang ada saat ini masih menunjukkan adanya perkembangan di zona Euro dan masih sejalan dengan penilaian ECB sebelumnya. Draghi juga menyadari adanya tekanan dari rendahnya inflasi, namun ia juga yakin inflasi 0,7% akan bertahan dalam beberapa bulan ke depan, dengan target masih sama sebesar 2%. Draghi sekali lagi menepis anggapan akan terjadi deflasi di Eurozone, tidak ada kesamaan dengan Jepang sama sekali.
Selain masalah-masalah di zona Euro, Draghi juga menyorot volatilitas yang terjadi di negara-negara berkembang. Situasi di sana disebutnya turut mempengaruhi perekonomian Eurozone. Ia juga meyakinkan bahwa bloc pengguna Euro akan melakukan yang terbaik untuk membantu negara-negara berkembang.
Sebagai catatan, EUR tampak menguat bersamaan dengan pidato Mario Draghi. EUR/USD pun meroket dari area 1,3500 ke kisaran 1,3620 saat artikel ini ditulis.