Wakil Presiden Fed, Stanley Fischer, berpendapat penerapan suku bunga rendah akan menjadi hal yang lazim pada perekonomian masa depan. Para pembuat kebijakan diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga terlalu jauh dari nol persen dan Quantitative Easing akan menjadi senjata utama saat krisis finansial terjadi.
Fischer juga berpendapat perekonomian dunia mungkin akan cenderung lambat dan situasi ini tampaknya akan berlangsung cukup lama, oleh karenanya penerapan suku bunga rendah tampaknya juga akan berlangsung lebih lama. Perubahan pola investasi dan simpanan di seluruh penjuru dunia menurutnya juga akan menjadi salah satu faktor yang akan menekan suku bunga.
Pendapat ini disampaikan Fischer pada seminar bank sentral di New York kemarin.
