USD kembali terpuruk pada perdagangan kemarin, melanjutkan momentum paska perilisan NFP yang mengecewakan Jumat lalu. Selain itu, kekhawatiran Fed akan mengurangi stimulus pada September atau Oktober membuat USD tertekan. Sementara itu, AUD terlihat menguat sejak pekan lalu, dan masih terus bergerak naik hingga pagi hari ini.

Beberapa data ekonomi Jepang dan Australia telah dirilis pagi ini, yang mana serangkaian angka yang muncul cukup optimistik bagi kedua negara. Fokus berikutnya di sesi Asia akan tertuju pada Industrial Production China (konsensus 9,9%) pada pukul 12:30 WIB, bersamaan dengan angka Retail Sales (konsensus 13,2%) dan Urban Investment China (konsensus 20,2%).
Memasuki sesi Eropa, angka GDP Italia pada pukul 15:00 WIB akan menjadi sorotan. Perekonomian Italia diperkirakan masih akan menunjukkan adanya kontraksi, namun angka yang muncul diperkirakan lebih baik dari kuartal sebelumnya, yakni sebesar -2%. Pada pukul 15:30 WIB, Bank of England akan merilis Credit Condition Survey untuk kuartal ketiga.
Tidak ada data ekonomi lain di sesi Eropa dan memasuki sesi Amerika, tampaknya juga tidak akan banyak data ekonomi yang dirilis, dengan Housing Starts Kanada (konsensus 189,000) menjadi satu-satunya news release yang cukup berbobot, walaupun dampaknya terhadap market akan sangat terbatas.