Categories
Fundamental

Market Outlook – 26 September 2013

Pergerakan pasar masih terlihat tenang pada perdagangan hari Rabu, melanjutkan pola yang sama seperti 2 hari sebelumnya, dan tampaknya akan berlanjut hingga sesi Asia hari ini. Tidak ada data ekonomi yang dirilis pada sesi ini dan faktor teknikal kembali akan memainkan peranannya terhadap pergerakan nilai tukar.

GDP Inggris dan Amerika akan dirilis hari ini

Mengawali sesi Eropa siang ini, angka Consumer Confidence Perancis (konsensus 85) akan menjadi data pembuka pukul 13:45 WIB, disusul M3 Money Supply Eurozone (konsensus 2,2%) dan Retail Sales Italia 15 menit berselang. Pukul 15:30 WIB, giliran GDP Inggris kuatal kedua yang akan dirilis, dengan konsensus sebesar 0,7%, serta statistik tahunan sebesar 1,5%. GDP Inggris merupakan salah satu data paling dinantikan hari ini dan berpotensi mempengaruhi pergerakan nilai tukar Poundsterling.

Di sesi New York, serangkaian data dari Amerika akan menjadi sorotan. Angka GDP kuartal kedua Amerika akan dirilis pukul 19:30 WIB, dengan konsensus sebesar 2,7%. Perilisan GDP akan dibarengi oleh beberapa data lainnya, yakni Unemployment Claims (konsensus 325.000) dan Personal Consumption Expenditures. Setelahnya, SNB akan merilis laporan rutin yang dirilis tiap kuartal pada pukul 20:00 WIB, laporan ini akan berisi berbagai indikasi penting bagi perekonomian Swiss, di antaranya tren bisnis dan kebijakan moneter yang diterapkan SNB. Satu jam berselang, angka Pending Home Sales Amerika (konsensus -1%) akan dirilis.

Narayana Kocherlakota, Presiden Fed Mineapolis

Anggota FOMC, Jeremy Stein, dijadwalkan akan berbicara di Goethe University di Frankfurt pukul 2110 WIB. Selain Stein, Narayana Kocherlakota, yang merupakan Presiden Fed Mineapolis, juga akan memberikan pandangannya mengenai bagaimana Fed memonitor nilai tukar USD dan situasi ekonomi Amerika. Pidato Kocherlakota akan dibawakan pukul 23:15 WIB dan pernyataan yang terlontar berpeluang mempengaruhi pergerakan pasar, terutama pair yang bersanding dengan USD.