Pada kuarter lalu, perekonomian Selandia Baru meningkat dalam fase tercepat selama lima tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh para investor yang semakin optimis bahwa bank sentral tidak akan memotong suku bunga. GDP Selandia Baru meningkat 1,1 persen hingga bulan Maret lalu.
Federal Reserve memotong estimasi mereka tentang pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat pada tahun 2012. Hal ini disebabkan oleh tingkat pengangguran yang hampir tidak berubah selama tahun 2012 ini berlangsung.
Mantan Bendahara Amerika Serikat, Henry Paulson, mengatakan bahwa krisis hutang Eropa tidak akan berdampak terlalu besar bagi Amerika Serikat. Hal ini didukung oleh adanya usaha dari Yunani, Spanyol dan beberapa negara Eropa lainnya untuk menstabilkan perekonomian negara mereka.
Inflasi di India meningkat hingga melampaui tingkat toleransi negara, yaitu mencapai 7,5 persen. Untuk menghambat laju inflasi, kemungkinan India harus mengorbankan pertumbuhan ekonomi negaranya.
