Pada pertemuan tahunan para pemimpin negara-negara Asia Pasifik yang terakhir, para pemimpin justru membicarakan tentang krisis hutang Eropa yang ditakutkan akan mampu merusak perekonomian dunia.
Presiden China, Hu Jintao, dan presiden Chili, Sebastian Pinera, menjelaskan tentang resiko yang mungkin terjadi seiring dengan terus memburuknya krisis hutang di Eropa. Selain itu, mereka juga membicarakan mengenai kenaikan pajak dan pemotongan pengeluaran negara di Amerika Serikat.
Para pemimpin negara ini akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dalam menghadapi dampak dari krisis hutang Eropa dan upaya pemulihan ekonomi Amerika Serikat yang lambat, dengan tujuan untuk memperkecil dampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi negara mereka, mengingat negara-negara Asia Pasifik ini sendiri berkontribusi hingga 56% dari output perekonomian dunia.