Pengeluaran masyarakat Jepang, baik konsumen rumah tangga maupun bisnis, mengalami penurunan sepanjang kuartal kedua 2015. Hal tersebut berkontribusi pada melambatnya laju pertumbuhan ekonomi Jepang, di mana statistik pagi ini menunjukkan angka GDP -0,4%. Sejumlah faktor menjadi penyebab turunnya konsumsi masyarakat, di antaranya kenaikan pajak taun lalu dan gaji yang stagnan. Selain itu, perekonomian China selaku mitra dagang utama Jepang, juga tengah melambat. Devaluasi Yuan China minggu lalu juga diprediksi akan memberikan permasalahan tersendiri bagi Jepang. Beberapa ekonom sepakat data ekonomi Jepang akhir-akhir ini menunjukkan laju pemulihan ekonomi Jepang tidak berlanjut dan ini akan menjadi catatan penting yang perlu diperhatikan oleh pemerintahan Shinzo Abe.
Categories