USD tampak melemah hari ini, melanjutkan momentum paska perilisan NFP akhir pekan lalu. Sementara itu, situasi geopolitik masih tegang di Timur Tengah, dengan Presiden Barack Obama terus berusaha meyakinan bahwa serangan militer ke Suriah perlu dilakukan. Investor tampak mewaspadai pengurangan stimulus oleh Fed, menyusul berkurangnya angka pengangguran. Di sisi lain, data ekonomi Eropa, Inggris dan negara-negara lainnya juga menunjukkan perbaikan-perbaikan yang menjanjikan, sehingga memberikan alternatif bagi para investor. Sangat menarik untuk diperhatikan bagaimana perkembangan Fed mengenai perlambatan quantitative easing, serta bagaimana perkembangan situasi di Suriah, yang tentunya kedua hal tersebut akan sangat mempengaruhi kekuatan USD di bursa valas.
Categories