Pergerakan pasar masih sangat tenang kemarin, dengan rentang pergerakan yang sangat sempit. Euro sedikit melemah di sesi Amerika, bersama dengan mata uang komoditas seperti AUD dan CAD, namun beberapa pair mayor seperti GBP/USD dan USD/JPY bergerak ranging. Para pelaku pasar tampakanya masih sangat berhati-hati mengantisipasi ketidakpastian ekonomi global, terutama Amerika dan Eurozone.
Beberapa data ekonomi penting akan dirilis sepanjang hari ini, terutama dari benua Eropa dan testimoni Janet Yellen nanti malam akan melengkapi serangkaian event fundamental yang berpeluang menimbulkan volatilitas di pasar valas. Angka GDP Swiss akan dirilis pukul 13:45 WIB dengan ekspektasi pertumbuhan kuartal terakhir 2013 sebesar 2%. Satu jam berselang, giliran GDP Spanyol akan dirilis dengan konsensus sebesar -0,1%. Spanyol sendiri baru mencatatkan angka GDP per kuartal yang positif untuk pertama kalinya pada kuartal sebelumnya, setelah bertahun-tahun mengalami kontraksi.

Pada pukul 15:55 WIB, angka pengangguran Jerman (Feb | cons 6,8%) akan dirilis bersamaan dengan angka Unemployment Change (Feb | cons -10.000). Serangkaian data Jerman yang positif akhir-akhir ini memberikan support bagi Euro. Angka M3 Money Supply Eurozone (Jan | cons 1,1%) akan dirilis pukul 16:00 WIB, disusul serangkaian data Eurozone lainnya satu jam kemudian, meliputi survei Consumer Confidence (Feb | cons -12,7), Business Climate (Feb | cons 0,2), Economic Sentiment Indicator (Feb | cons 100,9), Industrial Confidence (Feb | cons -4) dan Services Sentiment (Feb | cons 2,5). Angka inflasi Jerman akan dirilis pukul 20:00 WIB dengan konsensus sebesar 0,6% dan indeks tahunan sebesar 1,3%. Data CPI Jerman ini tentunya akan sangat dinantikan, mengingat status mereka sebagai negara dengan perekonomian terkuat di Eropa saat ini.
Di sesi Amerika, beberapa data dari Negeri Paman Sam akan menjadi pembuka pada pukul 20:30 WIB, meliputi Durable Goods Order (Jan | cons -1,5%) dan Unemployment Claims (cons 335.000). Serangkaian data ekonomi Amerika yang mengecewakan telah menekan USD sejauh ini, angka yang memuaskan malam ini akan menjadi pemberi support yang telah lama dinanti.

Presiden Fed, Janet Yellen, akan memberikan laporan kebijakan moneter di hadapan Komite Perbankan Amerika di Washington D.C. pada pukul 22:00 WIB. Para analis dan pelaku pasar menantikan apa yang akan dikatakan Yellen. Investor khawatir memburuknya perekonomian Amerika akan membuat Fed mengurangi atau menghentikan sementara QE tapering yang telah berjalan sejak Desember tahun lalu, namun sejumlah ekonom masih yakin tapering akan dilanjutkan karena perlambatan yang ditunjukkan perekonomian Amerika masih belum signifikan, sebagaimana  diungkapkan Yellen di awal bulan Februari.