Euro bertahan mendekati level sepekan tertinggi terhadap dolar dan dua-bulan tertinggi terhadap mitranya Australia pada perdagangan Asia Kamis pagi, telah naik secara luas setelah data aktivitas pabrik Jerman yang optimis mendukung sentimen. Investor juga memburu dolar Selandia Baru setelah data tenaga kerjanya yang cukup kuat, memicu kiwi naik lebih dari setengah sen AS menjadi $0,8470.
Author: idForex
Pertumbuhan ekspor China tiba-tiba tumbuh pada bulan April bahkan saat pengiriman ke AS dan Eropa menurun, mendorong para analis Bank of America Corp. dan Mizuho Securities Co. mengatakan bahwa angka-angka tersebut digelembungkan oleh laporan palsu.
S&P 500 naik 6,72 poin, atau 0,4%, menjadi 1.632,68, sedangkan indeks Dow Jones naik 48,92 poin, atau 0,3%, menjadi 15.105,12. Blue chips tersebut menguat untuk kedelapan kalinya dalam 10 sesi setelah ditutup di atas 15.000 untuk pertama kalinya pada hari Selasa.
Presiden Fed Dallas, Richard Fisher, menegaskan bahwa inflasi tidaklah menjadi masalah bagi perekonomian Amerika. Namun ia berpendapat ada ‘kabut pekat’ yang akan menaungi perekonomian Amerika dikarenakan kebijakan fiskal Fed. Fisher menyarankan Fed untuk membatasi aset yang dibeli, termasuk berfokus untuk mengakhiri Quantitative Easing.
Jorg Asmussen menegaskan bahwa ECB tidak akan mengubah target inflasi. Ia juga menentang keinginan Jerman untuk meningkatkan inflasinya. Menurut Asmussen, Jerman tidak memerlukan kenaikan inflasi dan hal tersebut bisa merusak kesatuan Uni Eropa.